KOTABUMI (Lampost.co)--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara melakukan inventaris literasi kebudayaan dua marga, yakni; Abung dan Sungkai yang terhimpun dalam Boring (kumpulan kebudayaan yang ada dalam satu daerah). 

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Lampung Utara, Nani Rahayu,  di ruang kerjanya, Selasa (9/10/2018), mengatakan inventaris literasi kebudayaan dari marga Abung dan Sungkai yang dihimpun dalam Boring atau kumpulan kebudayaan yang ada dalam satu daerah merupakan implementasi dari UU No. 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. 



Merujuk dari UU tersebut, ada sebelas kualifikasi boring dari marga Sungkai dan Abung di Lampung Utara yang sedang di himpun pihaknya, yakni; Boring manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, tehnologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, olahraga tradisional dan cagar budaya. 

"Pihaknya masih berupaya melakukan inventaris dengan mendokumentasi
 kebudayaan dan peninggalan masyarakat adat yang akan dihimpun dalam boring dari komunitas-komunitas tradisional yang tersisa. Walaupun mengalami kendala seperti keterbatasan informasi narasumber baik berbentuk tulisan yang diwariskan maupun bahasa lisan dari orang yang dituakan sebab banyak dari mereka (orang yang dituakan-red) telah beralih generasi dan itu menjadi masalah klasik pendataan yang dilakukan pihaknya" ujarnya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR