KOTABUMI (Lampost.co)--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Lampung Utara, mengajak siswa dapat mengunjungi sejumlah warisan cagar budaya yang terdapat disejumlah daerah di kabupaten setempat guna mengetahui nilai dan sejarah budaya yang ada.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Lampung Utara, Nani Rahayu, Selasa (6/11/2018), mengatakan setiap pelajar di Lampung Utara mesti mengetahui sejumlah cagar budaya yang dimiliki kabupaten dengan mengunjungi secara langsung. 



Ini membuat mereka tidak tercerabut dari akar budayanya, dan mengerti  dari mana mereka berasal. Dalam setiap kunjungan cagar budaya yang di kemas dalam program jelajah budaya  yang dilakukan secara bersama-sama oleh siswa dengan didampingi guru pembimbing sekolah, pihaknya akan memperkenalkan secara langsung situs-situs peninggalan sejarah yang ditetapkan sebagai warisan budaya daerah. 

Situs yang dikunjungi seperti; Situs Changu Ghacak dan Makam Minak Triodeso, di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi. Makam Minak Semulasem di Desa Kali Cinta, Kecamatan Kotabumi,  Situs Kramat Teluk di Desa Tanjung Imam, Kecamatan Blambangan Pagar dan situs peninggalan bersejarah yang lainnya. 

"Selama ini dalam setiap kegiatan wisata di sekolah, siswa lebih banyak mengunjungi obyek wisata panorama yang menampilkan keindahan alam. Dalam program jelajah budaya, mereka akan di ajak untuk mengunjungi situs bersejarah yang ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya sebagai alternatif wisata edukasi sehingga bukan sebatas panorama alam, tapi mereka akan di ajak untuk mengetahui sejarah dan peradaban nenek moyang agar tidak tercerabut dari akar mereka, yakni; mana mereka berasal" ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR