BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mendukung penuh mengenai kebijakan terkait mitigasi bencana masuk ke materi pendidikan di sekolah-sekolah yang ada. Hal tersebut sebagai sarana edukasi kepada berbagai pihak mengenai pentingnya mitigasi bencana.

Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Lampung Diona Katharina mengatakan kurikulum mitigasi bencana ini masih dibahas di pusat. Sebab itu, pihaknya menunggu kejelasan dari kebijakan dan keputusan tersebut dari pusat. Ia juga mengatakan pihaknya mendukung penuh adanya kebijakan tersebut.



"Kalau sudah ada kebijakannya, maka kami akan dukung penuh. Kami tunggu saja," kata dia kepada lampost.co, Selasa (8/1/2019).

Kemudian, ia juga berpendapat mungkin saja mitigasi bencana akan terintegrasi dengan mata pelajaran Geografi atau Ilmu Pengetahuan Alam lainnya. Namun, yang pasti pihaknya saat ini menunggu kebijakan resminya terlebih dahulu.

"Kami tunggu seperti apa teknisnya. Namun, kalau masuk ke kurikulum akan membuat padat jam pelajaran. Kasihan peserta didik kalau jam belajarnya padat. Atau mungkin bisa terintegrasi dengan mata pelajaran lainnya," ujarnya.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR