BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Daniel Marsudi mendorong pemerintah merevisi aturan mengenai guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) yang diperbantukan di sekolah swasta untuk kembali mengajar di sekolah negeri.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan guna mengatasi kekurangan guru di sejumlah sekolah negeri di Bandar Lampung yang saat ini terjadi.



“Kalau kami inginnya guru yang mengajar di sekolah swasta ditarik ke sekolah negeri untuk mengatasi kekurangan guru, tetapi sekarang belum bisa dilakukan karena terbentur dengan aturan,” ujarnya, Selasa (14/8/2018).

Daniel mengatakan, kurangnya guru berstatus ASN di sejumlah sekolah diakibatkan setiap tahun terdapat guru yang memasuki masa pensiun, sedangkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir tidak melakukan pengangkatan guru ASN akibat kebijakan pemerintah pusat. 

“Banyak sekolah sekarang mengangkat guru honor akibat kekurangan guru dan membebani anggaran sekolah untuk menggajinya. Bila guru yang diperbantukan di swasta di tarik ke negeri tentunya merupakan salah satu solusi mengatasi kekurangan guru di sekolah negeri,” kata Daniel.

Untuk menambah guru ASN di Bandar Lampung, pihaknya mengizinkan kepada para guru dari di luar Bandar Lampung untuk pindah ke Bandar Lampung. “Kalau ada guru ASN dari luar ingin pindah ke Bandar Lampung tidak pernah kami tolak, karena di Bandar Lampung masih kekurangan guru ASN,” kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR