BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung melakukan penyelidikan terkait dugaan pungutan liar,  pengadaan komputer Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), di beberapa SMP Lampung Utara. "Informasi sudah masuk, saya udah buat spritnya (surat perintah penyelidikan)," ujar Dirreskrimsus Polda Lampung Kombespol Subakti, Kamis (27/12/2018).

Menurut Subakti, saat ini aparat masih fokus dalam pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), terkait dugaan modus operandi pungli tersebut. Kemudian, pihaknya juga masih mempelajari apakah dugaan penarikan uang tersebut, tidak memiliki dasar hukum sehingga patut dikatakan pungli. "Ya Pulbaket dulu ya," singkatnya.



Saat dikonfirmasi, Kabid Dikdas Disdikbud Lampung Utara Hassanudin telah mengambil tindakan. Yakni, dengan memanggil kepala Sekolah dan Ketua Komite SMPN 1 Abung Tengah, SMPN 1 dan 6 Kotabumi. "Tadi uda saya panggil, semua berdasarkan arahan Kepala Dinas, kalau satu sekolah lagi (SMPN 1 Sungkai Jaya), segera kita panggil," katanya.

Disdik Lampung Utara pun menegaskan, tidak ada sama sekali aturan yang memperbolehkan sekolah dan komite melakukan penarikan guna pengadaan Komputer UNBK. Pihak sekolah, sudah disarankan menggunakan dana BOS, atau dana lain yang sesuai dengan peruntukannya.

"Kami sudah buat BAP, kepala sekolah dan komite, kita minta segera mengembalikan semua uang yang telah mereka tarik, dan saya jelaskan tidak ada sama sekali penarikan tersebut berdasarkan arahan Dinas, melainkan mereka sendiri," katanya.
 
Apabila masih melakukan penarikan, maka itu di luar Tanggung jawab Disdikbud. "Kita harap sekolah lain tidak ada yang melakukan hal serupa, dan kita Monitor," katanya.
 
Sebelumnya, Ombudsman RI Perwakilan Lampung mendapatkan laporan atau temuan, adanya dugaan pungli di SMPN di Lampung Utara. Ketua Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf mengatakan, dugaan pungli tersebut bermodus menarik uang ke para siswa dari kelas VII hingga kelas IX, pada beberapa sekolah kabupaten setempat. Penarikan uang tersebut, dengan dengan dalih untuk pengadaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR