LIWA (Lampost.co)-- Program pembangunan tahun 2020, Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat akan memperioritaskan peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman perkebunan. Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat Agustanto Basmar, Minggu (9/6/2019), mengatakan adapun sejumlah program perkebunan yang menjadi perioritas pembangunan di tahun 2020 itu antara lain, pengembangan tembakau bagi kelompok tani dengan target luas tanam 10 Ha.

Rencananya akan dipusatkan di 5 kecamatan potensi. Kemudian program diversifikasi tanaman kopi dengan tanaman perkebunan berupa tanaman lada yang akan dilaksanakan di 8 kecamatan antara lain Kebuntebu, Gedungsurian dan lainya. Lalu ada juga program intenaifikasi dan peremajaan tanaman kopi.



Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan melalui pemberian bantuan kopi intensifikasi kepada 500 KK dengan luas lahan sasaran mencapai 225 Ha. Dia menambahkan, selain itu juga ada kegiatan perioritas lainya berupa bimbingan teknis pengendalian hama dan penyakit tanaman perkebunan.

Program ini berupa kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLTHT) dengan rencananya untuk 10 kelompok dan kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman kopi seluas 250 Ha. Selanjutnya program pembangunan agorteknopark kopi robusta Liwa Lampung (ATP Korolla). Sasaranya yaitu kebun produksi 2,63Ha, kebun induk dan kebun entress. Serta pembinaan usaha pembenihan tanaman perkebunan dengan target pencapaian dan sasaranya adalah kelompok tani pelaku usaha perbenihan yang dibina.

Agus menambahkan, program perioritas rencana kegitan itu tujuanya adalah untuk meningkatkan produksi, produktivitas maupun mutu yang dihasilkan dari sektor perkebunan, yang pada produksi perkebunan yang dihasilkan akan memiliki daya saing.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR