LIWA (Lampost.co)--Guna meningkatan kemampuan SDM dalam pengembangan dan peningkatan produksi kopi robusta, Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan bekerja sama dengan PT Bank Indonesia, Kamis (2/5/2019), melaksanakan pelatihan tentang teknologi produksi dan penanganan pascapanen kopi robusta.

Pelatihan itu dipusatkan di gedung AEKI Pekon Hanakau, Sukau, Lampung Barat. Selain kerja sama dengan pihak Bank Indonesia, pihaknya juga melaksanakan kemitraan dengan pihak eksportir.
Kabid usaha Dinas Perkebunan Way Kanan Rohim, mengatakan kegiatan itu merupakan tindaklanjut kerja sama Pemkab Way Kanan dengan pihak BI dalam kegiatan kemitraan penanganan produksi hingga pasca panen kopi robusta di Way Kanan.
Kegiatan ini dilaksanakan di AEKI pekon Hanakau. Pihaknya memilih AEKI karena merupakan salah satu tempat penelitian pengembangan kopi. Melalui kegiatan ini pihaknya dapat belajar tentang teknologi produksi dan penanganan pasca panen hingga kepada pemasaranya.



Hal ini dilaksanakan karena pihaknya ingin memelajari tentang bagaimana cara pengembangan produksi kopi hingga penanganan pasca panenya. Kemudian pihaknya juga ingin agar bagaimana caranya supaya hasil produksi kopi petani di Way Kanan itu bisa langsung dijual kepada pihak eksportir secara langsung tanpa melalui tengkulak lagi yang akan berdampak bagi pendapatan petani.

"Kita ke sini intinya adalah belajar teknologi produksi kopi bagaimana caranya agar produksi kopi robusta petani di Way Kanan itu bisa meningkat serta bagaimana solusi pemasaranya yang tanpa melalui tengkulak tetapi petani bisa jualnya langsung ke pihak eksportir," kata Rohim.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR