BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menyambangi Universitas Raden Intan Lampung, pada Jumat (19/7/2019).
Mereka mengambil urine 2.000 mahasiswa baru (Maba) kampus tersebut, di GSG UIN Raden Intan Lampung.
"Ini sebagai persyaratan menjadi mahasiswa UIN di tahun ajaran baru," ujar Dirresknarkoba Polda Lampung Kombespol Shobarmen, Jumat (18/7/2019).
Selain test urine, Polda Lampung juga melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba di kalangan pelajar. Hal tersebut sesuai dengan Pencegahan, Pemberantasan  Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018.
"Diharapkan kegiatan positif ini dapat juga dilaksanakan oleh Universitas atau Perguruan Tinggi lainnya sehingga dapat mewujudkan Provinsi Lampung yang bebas dari kejahatan tindak pidana narkoba, apalagi kemarin kami mengamankan 4, Mahasiswa dari dua kampus berbeda yang menggunakan Tembakau Gorila," kata Alumnus Akabri 1992 itu.
Disinggung soal keempat mahasiswa yang diamankan terkait narkoba yakni, Nur (22) Mahasiswa Unila, warga Kampung Baru,  MFN (21) warga Tanjungbaru, Kedamaian, RF (21) Mahasiswa UBL, warga Langkapura, Tanjungkarang Barat, dan RA (21) warga Katibung, Lampung Selatan, juga mahasiswa UBL, pihaknya masih melakukan pemeriksaan.
"Masih diperiksa, tunggu 3x24 jam dari diamanakan, karena pemaka kemungkinan akan kita assement, dan pola beli online ini masih kita dalami," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR