KALIANDA (Lampost.co) -- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Selatan mengaku siap terkait data keluarga penerima manfaat (KPM) untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun, mengenai kartu BPNT dan outlet sebagai tempat penukaran barang (bahan makanan,red) belum dilakukan penunjukan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Oleh sebab itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak BRI selaku pencetak kartu BPNT dan penunjuk outlet," ujar Kepala Dinsos Lampung Selatan Dulkahar, Senin (27/8/2018), ketika ditemui diruang kerjanya.



Menurut Dulkahar, jika sampai September 2018 BRI belum juga siap dengan kartu dan outlet BPNT. Maka, penyaluran beras pra sejahtera (Rastra) terus dilanjutkan.

"Ya, hingga kini pihak BRI belum memberitahu mengenai apakah kartu BPNT telah dicetak apa belum. Begitu juga dengan outletnya apakah sudah dilakukan penunjukan," katanya.

Hal senada dikatakan Ahmad Rodhi. Menurut dia, untuk data KPM telah disiap dan datanya telah di entry oleh pihak desa.

"Itu artinya, kami telah siap dengan data KPM hasil verifikasi dan validasi data tersebut. Mengenai kartu dan outlet BPNT sepertinya belum siap. Sebab, hingga kini pihak BRI belum memberitahu pihak Dinsos," katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR