KOTABUMI (Lampost.co) -- Untuk memperluas cakupan bantuan pada program pengentasan kemiskinan di Lampung Utara, Dinas Sosial (Dinsos) Lampura melakukan verifikasi dan validasi data jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bantuan sosial (Bansos) non-tunai, program keluarga harapan (PKH) 2018.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara, M. Erwinsyah, di ruang kerjanya, Rabu (29/8/2018) mengatakan verifikasi dan validasi data jumlah KPM penerima Bansos non-tunai, PKH 2018 bukan sebatas untuk mengetahui angka riil jumlah RTM saja. Tapi, melalui verifikasi dan validasi ini diharapkan akan memperluas cakupan bantuan dari pemerintah untuk pengentasan kemiskinan di wilayah sesuai dengan amanah UU Nomor 11 Tahun 2013 tentang Penanganan Fakir Miskin (PFM).



Dalam verifikasi untuk validasi data ini, akan dilakukan di setiap desa/kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura dengan melibatkan tim verifikasi operator desa, tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK) dan potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) dalam hal ini karang taruna serta pendamping sosial masyarakat.

"Hasil penghitungan terakhir jumlah penerima Bansos non-tunai, PKH 2018 di Lampura tercatat sebanyak 49.000 KPM dan data KPM itu masih di validasi tim verifikasi desa yang datanya akan di masukkan dalam sistem informasi kesejahteraan sosial-next generation (SIKS-NG) yang terhubung secara online ke Kementerian Sosial," ujarnya pada Lampost.co.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR