Bandar Lampung  (Lampost.co): Dinas Sosial Provinsi Lampung membenarkan dari sejumlah warga yang mengeluh karana dana bantuan PKHnya tidak cair. Hal tersebut lantaran data yang bermasalah mulai dari perbedaan nomer induk kependudukan hingga data yang tercetak dua kali, sehingga diharuskannya pendataan ulang.

Dalam penjelasannya, Wassalam Irpani selaku  Korwil 1 PKH Lampung membenarkan jika masih ada beberapa warga di kota Bandar Lampung dana PKHnya tidak dapat dicairkan. 



"Sebelumnya kami meminta maaf kepada warga yang belum menerima bantuan ini, karena memang kami dari pihak pemerintah sedang kesulitan mencocokan data warga secara benar," ujarnya saat ditemui di kantor Dinsos Provinsi Lampung pada Rabu, 9 Oktober 2019.

Ia menjelaskan jika perbedaan nama satu huruf saja dapat menjadikan persoalnya dimana dana PKH yang diprogramkan dari Kementrian Sosial ini menjadi terhalang.

"Salah satu huruf saja bisa menjadi alasan, selain itu nomer induk kependudukan menjadi persoalan. Karena data awal dari warga yang mengisi daftar bantuan PKH ini bisa saja kurang penulisan angka dan huruf sehingga kami kesulitan mendata, dari pada itu kami belum mencairkan dana tersebut,"

Dari seluruh masyarakat Provinsi Lampung yang menerima dana PKH ini, Irfani menyatakan bahwa hampir 70% permasalahan data terfokus di Kota Bandar Lampung. Kebanyakan juga ada warga yang datanya ter input dua kali, sehingga kartu yang seharusnya diperoleh per orang yakni satu kartu, menjadi dua. Menyebabkan uang PKH dari pusat salah mengirim ke kartu yang seharusnya tidak terpakai.

Namun meskipun dana tak dapat dicairkan warga, Ia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir uangnya akan hangus atau hilang. Karena setelah pendataan optimal kembali, uang yang sebelumnya tidak keluar akan diserahkan ke warga saat pengambilan selanjutnya.

"Untuk masyarakat tidak perlu khawatir uangnya hangus atau hilang, karna semua telah terprogram sehingga dana akan tetap diberikan kepada pemilik kartu," katanya .

Ia menyatakan bahwa masalah ini akan diselesaikan secepat mungkin, sehingga tidak akan ada lagi warga yang mengeluh uang dana PKH tidak dapat di terima. Kendati demikian Ia menghimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk kedepannya jika ada pendataan ulang Program PKH ini. Masyarakat lebih teliti dalam mengisi formulir ataupun data.

"Mari kita jadikan pelajaran bersama, untuk masyarakat agar lebih teliti lagi dalam pengisian data, sehingga kedepannya semua masyarakat mendapatkan dana PKH ini serentak," tutup dia.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR