BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Persiapan  pelaksanaan Outbreak Respons Imunization (ORI) di tiga kabupaten yakni Tanggamus, Lampung Utara, dan Pringsewu sudah mulai dipersiapkan. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung telah melakukan pertemuan dengan Dinas Kesehatan di tiga kabupaten tersebut guna membahas target sasaran yang akan diberikan ORI.

Kepala Seksi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Asih Hendrastuti, Sabtu (13/1/2018),  mengatakan pertemuan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten untuk menyamakan persepsi terkait jumlah sasaran yang akan diberikan ORI dan meberikan informasi terkait logistik.
“Baru-baru ini kami sudah lakukan pertemuan dengan teman-teman Dinas Kesehatan di tiga kabupaten yang akan melaksanakn ORI. Kami baru membahas seputar rencana waktu pelaksanaan dan kebutuhan logistik yang akan didistribusikan ke masing-masing kabupaten,” ujar dia.
Ia mengatakan, pelaksanaan ORI tahap pertama yang akan diberikan kepada masyarakat pada usia 1 – 19 tahun dilakukan pada minggu ke IV. Menurutnya, pelaksanaan tahap pertama diperkirakan memakan waktu sekitar 2 – 3 pekan setelah dimulainya ORI.



“Penyuntitkan ORI kepada siswa akan dilakukan di masing-masing sekolah. Untuk anak balita akan disesuaikan dengan jadwal di Posyandu. Bila masih ditemukan warga yang belum dilakukan ORI, kami akan mendatangi ke rumah-rumah penduduk dengan didampingi perangkat setempat,” katanya.
Menurutnya, pelaksanaan ORI di Kabupaten akan melibatkan lintas sektor seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, perangkat Desa/Kelurahan, dan relawan kesehatan.

“Melibatkan Dinas Pendidikan dan Kemenag, karena kaitannya dengan siswa yang berada di bawah naungan instansi tersebut. Keterlibatan perangkat desa, karena mereka yang mengetahui warganya yang menjadi sasaran akan diberikan ORI,” ujar dia.
Asih menerangkan, logistik untuk pelaksanaan ORI seperti vaksin dan jarum suntik yang diberikan Kementerian Kesehatan diperkirakan akan tiba di Lampung pada minggu ke-3. Menurut dia, jumlah vaksin dan jarum suntik akan menggunakan data estimasi kebutuhan ditambah dengan 10% sebagai logistik cadangan.
“Saat ini kami masih mendata ulang berapa jumlah perkirakan sasaran yang akan dilakukan ORI. Setelah diketahui perkiraannya akan ditambah 10% sebagai persiapan," ujarnya. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR