KALIANDA (Lampost.co)--Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, terus berupaya agar realisasi imunisasi Measles Rubella (MR) di Lamsel bisa mencapai 95% hingga akhir Oktober mendatang. Adapun upaya yang dilakukan dengan melakukan pendekatan terhadap pihak sekolah.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Lamsel, Kristi Endarwati, mengatakan pihaknya dengan capaian yang masih rendah atau 68,5 persen mereka akan fokus dengan cara pendekatan kepada masyarakat dan sekolah. 



"Tentunya dengan pendekatan ini salah satu upaya untuk mengoptimalisasikan cakupan imunisasi pada siswa. Dengan pendekatan dan pemberian masukan, baik manfaat atau adanya fatwa MUI tersebut," kata dia, Kamis (3/10/2018).

Dia mengatakan, pihaknya terus bergerak ke sekolah-sekolah menjemput bola menemui pihak sekolah untuk melakukan imunisasi MR. Bahkan, mereka akan pendekatan langsung kepada orang tua bagi yang masih menolak. 

"Imunisasi MR sangat penting diikuti masyarakat karena mampu mencegah penularan campak dan rubella karena kedua penyakit tersebut belum dapat diobati secara menyeluruh. Penyakit ini tidak dapat diobati, namun bisa dicegah melalui imunisasi,” kata dia.

Kristi mengimbau kepada sekolah agar siswa dapat mengikuti imunisasi MR pada masa perpanjangan selama akhir Oktober. "Kalau kami tidak kurang-kurangnya mengimbau pihak sekolah untuk mengikuti imunisasi MR, termasuk Pak Kadis yang langsung menyampaikannya kepada sekolah. Namun, kami juga tidak bisa memaksakan masyarakat," ujarnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR