KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk mencegah masuk kosmetika tanpa izin edar yang ditengarai mengandung bahan berbahaya di Kabupaten Lampung Utara, Dinas Kesehatan setempat memperketat pengawasan peredaran di toko kosmetik, klinik dan salon kecantikan. 

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Utara, Heri Sumanto, di ruang kerjanya, Kamis (15/11/2018), mengatakan pihaknya memperketat pengawasan peredaran di toko kosmetik, klinik dan salon kecantikan yang ada di wilayah. Hal ini dilakukan, sebab pemakaian kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri oleh konsumen dalam jangka panjang akan mengganggu kesehatan dan tidak menutup kemungkinan dapat membahayakan keselamatan jiwa akibat keracunan karena menumpuknya bahan berbahaya tersebut dalam tubuh. 



"Setiap tiga bulan sekali pihaknya melakukan pengawasan dengan mengecek peredaran kosmetik tanpa izin edar di toko kosmetik, klinik serta salon kecantikan dan bila ditemukan ada kosmetik tanpa izin edar di jual, pihaknya meminta pada penjual untuk menyingkirkan serta tidak menjual bahan tersebut ke masyarakat," ujarnya kepada Lampost.co. 

Terkait upaya pembinaan pada akhir November 2018 mendatang, Dinkes Lampura bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, akan mengundang pemilik toko kosmetik, klinik serta salon kecantikan di aula dinas untuk sosialisasi akan bahaya kosmetika yang mengandung bahan berbahaya pada tubuh, jelasnya.
 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR