LIWA (lampost.co) -- Dinas Kesehatan Lampung Barat mengalokasikan pengadaan 10 unit ambulans untuk sejumlah puskesmas. Ambulans akan diberikan kepada puskesmas dengan tingkat kunjungan pasien yang tinggi.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat Paijo, Kamis (30/11/2017), menjelaskan pengadaan 10 unit ambulans akan dialokasikan melalui APBD dan dana alokasi khusus (DAK). Enam unit ambulans lewat APBD dan 4 unit bersumber dari DAK.
Menurut dia, pengadaan kendaraan ini untuk mendukung pelayanan kesehatan melalui program ambulans hebat. Ambulans akan menjadi kendaraan operasional untuk rujukan dan menjadi puskesmas keliling.
Ia menambahkan ambulans akan ditempatkan di puskesmas yang lebih membutuhkan dengan syarat tingkat kunjungan pasien di fasilitas kesehatan tersebut tinggi. "Penempatan ambulans nantinya akan diutamakan bagi puskesmas yang tingkat kunjungannya lebih ramai," kata Paijo.
Sebagai besar puskesmas di Lambar, kata dia, sudah memiliki ambulans yang biasa dipakai sebagai operasional untuk merujuk pasien dan menjadi pelayanan puskesmas keliling. Penempatan ambulans baru akan melihat dan mengevaluasi kunjungan pasien di puskesmas. Puskemas dengan kunjungan paling tinggi lebih membutuhkan tambahan ambulans. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR