LIWA (lampost.co) -- Dinas Kesehatan Lampung Barat mulai menyosialisasikan imunisasi measles rubella (MR) atau yang disebut dengan istilah imunisasi campak jerman yang pelaksanaannya dilakukan serentak pada 2018. Sosialisasi dilaksanakan mulai dari Unit Pelaksana Teknis (UPTD) Dinas Kesehatan, puskesmas, kelompok kerja SD, dan Kemenag.
Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Lampung Barat Suhendrawati, Rabu (1/11), menjelaskan sosialisasi pertama telah dilaksanakan pada Selasa (31/10/2017). Menurut dia, setelah dilakukan sosialisasi, UPTD, kepala sekolah, dan Kemenag yang menaungi sekolah bidang agama akan melakukan pendataan pada anak-anak yang akan menjadi sasaran imunisasi MR tersebut.
Menurut dia, program pemberian imunisasi MR tersebut dilaksanakan secara nasional dan untuk Pulau Jawa telah dilaksanakan di 2017. Adapun daerah luar Pulau Jawa akan dilaksanakan di 2018. Untuk menyukseskan program pemerintah tentang pemberian imunisasi MR itu, saat ini pihaknya telah dan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pihak-pihak yang terkait.
Sosialisasi pemberian imunisasi MR ini penting yang dilatarbelakangi oleh tingginya kasus campak jerman. Campak jerman itu kejadiannya menyerupai campak biasanya, tetapi dampak dari MR ini lebih berbahaya karena bisa menimbulkan kebutaan, tuli, hingga tumbuh kembang anak menjadi terganggu.
Pemberian imunisasi MR tersebut sifatnya adalah tambahan dari imunisasi yang telah diberikan kepada anak-anak sebelumnya dengan tujuan pencegahan dari terkena MR. Mengingat pentingnya imunisasi MR itu, diharapkan kepada masyarakat khususnya para orang tua untuk aktif agar jangan sampai ada balitanya tertinggal untuk mengikuti program imunisasi MR yang akan dilaksanakan pada 2018. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR