KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk menetapkan jumlah sasaran target pemberian obat pencegahan massal (POPM) Kecacingan 2019 di Lampung Utara, Dinas Kesehatan setempat menggelar koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag). 

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Senin (6/5/2019) mengatakan untuk mengoptimalkan pemberian obat Pencegahan Massal ( POPM) Kecacingan 2019 bagi anak usia 13 bulan s/d 12 tahun. 
Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Disdikbud dan Kemenag terkait data jumlah anak didik yang belajar di TK/PAUD/ Raudhatul Athfal (RA) dan SD/MI. Untuk koordinasi, rencana akan dilakukan pada Mei 2019 dan pelaksanaan yang melibatkan 27 puskesmas tersebar di 23 kecamatan akan di gelar mulai Agustus 2019 s/d September 2019.



"Penyakit cacingan merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah kesehatan secara umum di daerah dan dampak penyakit itu mengakibatkan penurunan derajad kesehatan, gizi, kecerdasan serta produktivitas penderita yang secara ekonomi banyak menimbulkan kerugian. Karena hal tersebut, di 2019 pihaknya menargetkan POPM Kecacingan 2019 bagi anak TK/RA sampai SD/MI melalui 27 Puskesmas yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura bekerja sama dengan Disdikbud dan Kemenag," ujarnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR