BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebuah akun facebook dengan nama Wulan Margono dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE dengan korban bernama Bambang Suryadi.
Bambang yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Lampung diduga mendapat ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, oleh akun tersebut. Dalam postingannya akun Wulan Margano memposting status Sekilas Info orang ini bernama Bambang Suryadi, Anggota Dewan Fraksi PDIP, dialah yang mengusulkan pencabutan tap MPRS no. 25 tahun 1996. Status tersebut disertai postingan foto Bambang Suryadi.
Akun tersebut kemduian dilaporkan oleh seorang warga ke Polresta Bandar Lampung yakni, Gara Aria Gunawan  nomor laporan polisi : TBL / B – 1 /5284 / IX / 2017 / LPG / RESTA BALAM pada 23 September 2017 yang diterima Kanit SPKT II Polresta Bandar Lampung Ipda Basuki Rahmat. Belum diketahui motif pencemaran nama baik yang juga mengarah pada pembunuhan karakter politisi PDI Perjuangan itu. Meski begitu, apapun motifnya polisi diminta tangkap serta proses hukum pelaku pencemaran nama baik tersebut. 
Sementara penelusuran Lampost.co terhadap akun facebook Wulan Margano,  beberapa postingannya belakangan ini cenderung membahas tentang isu pemutaran film G30 SPKI, dan beberapa postingan yang cenderung kontroversi. Akun ini pun terlihat aktif memposting informasi atau pun foto-foto yang tidak jelas sumber dan kevalidan informasinya dan menyudutkan pihak tertentu.
Akun tersebut tidak menampilkan informasi biodata, maupun album foto layaknya akun facebook asli yang digunakan untuk kegiatan sosial media, kemudian ditemukan juga akun dengan nama yang sama, walau berbeda tapi keduanya memiliki motif yang sama memposting informasi-informasi hoax yang belum jelas sumbernya, kedua akun tersebut bahkan saling menshare masing-masing postingan mereka.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Komisaris Harto Agung Cahyo segera mengambil tindakan untuk melakukan terhadap penyelidikan akun tersebut. "Segera kita cek, kalau laporan sudah masuk petugas langsung gerak," singkat Harto, Minggu (24/9/2017).                        

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR