BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dinas Sosial Provinsi Lampung menampilkan pencapaian program kerja dalam gelaran Lampung Fair yang digelar mulai tanggal 19 April - 3 Mei 2019 lalu di PKOR Way Halim.

Pada Lampung Fair 2019 ini, Dinas Sosial Provinsi Lampung menyampaikan transformasi bansos Beras sejahtera (Rastra) menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang akan dibagikan Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 621.510 terdiri dari 228 kecamatan sekabupaten/kota.



Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni mengatakan bahwa perbedaan antara Bansos Rastra dengan BPNT yakni, untuk Bansos Rastra masyarakat mendapatkan 10 kg beras tanpa biaya tebus, dan untuk BPNT masyarakat mendapat bantuan nontunai sebesar Rp110 ribu perbulan untuk membeli bantuan pangan berupa beras dan telor di KUBE Jasa atau E-Warong yang bekerjasama dengan bank penyalur setempat.

Lalu, program BPNT merupakan upaya mereformasi program Rastra yang dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan efektifitas dan ketepatan sasaran program, serta mendorong inklusi keuangan, kata dia. Penyaluran bantuan pangan secara non tunai melalui sistem perbankan juga dimaksudkan untuk mendukung perilaku produktif masyarakat melalui fleksibilitas waktu penarikan bantuan.  

"Persiapan yang perlu dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten calon transformasi Rastra ke BPNT antara lain akurasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pemetaan sebaran KPM, pemetaan daerah yang blang spot , perencanaan KUBE Jasa/e-warong dan koordinasi dengan bank penyalur," ujar dia melalui keterangan tertulis yang diterima Lampost.co, Senin (15/7/2019).

Selain program bansos tersebut Dinas Sosial juga menampilkan program kerja seperti perlindungan jaminan sosial dan pemberdayaan sosial dan pelayanan rehabilitasi sosial.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR