PANARAGAN (Lampost.co)--Pembangunan kios penampungan sementara pedagang pasar Pulungkencana, Tulangbawang Barat yang terbakar, Senin (7/5) lalu kembali dibangun. Pembangunan 94 kios dilakukan secara swakelola dengan anggaran senilai Rp1 miliar melalui dana tanggap darurat APBD 2018.
Pembangunan telah dilakukan sejak, Jumat (18/5) dengan mendatangkan distributor kerangka baja dari Bandarlampung. Pembangunan ini ditargetkan selesai dua pekan sebelum Idulfitri dengan mengerahkan puluhan pekerja profesional khusus pembangunan kerangka baja.

"Ya. Pembangunan sudah kita mulai. Pak bupati memerintahkan kiosnya dapat digunakan pedagang sebelum idul fitri,"ujarnya kadis PUPR Tubaba, Iwan Mursalin, Jumat (18/5).
Iwan mengaku jumlah kios yang terbakar sebanyak 93 kios dan satu kantor pengamanan pasar. Pembangunan kios sementara tersebut tetap dilakukan seperti sebelum terbakar yakni dengan kontruksi kerangka baja dan dinding triplek. 
"Anggaran pembangunan ulang ini hanya Rp1 miliar. Kalau kita bandingkan dengan nilai fisik kontruksi yang terbakar Rp1,7 miliar tentunya kurang. Tapi, kita berusaha bangunannya tetap berdiri dan layak ditempati pedagang,"kata dia.
Dia mengatakan  pembangunan ulang kios pasar tersebut akan dipercepat untuk meringan beban pedagang yang menjadi korban dalam kebakaran pasar tersebut. "Pak bupati minta pedagang dapat kembali berjualan sebelum lebaran. Ini semata-mata untuk membantu pedagang menghadapi lebaran Idulfitri, karena sejak terbakar 93 pedagang tidak memiliki tepat untuk bedagang,"kata dia. 




 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR