MESUJI (Lampost.co)--Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji saat ini melakukan pendataan lahan sawah yang terendam banjir di Kecamatan Mesuji Timur.

Kepala Dinas Pertanian Mesuji Rosidin mengatakan jika pendataan sudah dilakukan sejak kemarin di Desa Tebingkarya Mandiri, Desa Talangbatu, dan Dusun Talanggunung. 



"Kami belum bisa memastikan berapa luas lahan sawah petani yang terendam banjir. Kami tengah melakukan pendataan hingga saat ini," kata Rodisin kepada lampost.co, Selasa (12/2/2019). 

Data yang terkumpul nantinya, lanjut Rosidin, akan menjadi acuan Dinas Pertanian untuk menyalurkan bantuan benih untuk petani yang gagal panen. "Agar bantuan tepat sasaran, kami harus data dengan terperinci," lanjut dia. 

Di sisi lain, Kepala BPBD Mesuji Syahril mengatakan jika saat ini pihaknya sudah mendirikan tenda untuk warga yang mengungsi. 

"Kami juga sudah siapkan dua perahu karet untuk anak-anak berangkat sekolah. Lima personel juga kami siagakan di Dusun Tebinglaut, Desa Talangbatu. Saat ini, Dinas Sosial juga sudah buka dapur umum di Dusun Tebinglaut," kata Syahril.  

Saat ini, total ada 238 rumah di Desa Talangbatu yang terendam banjir. Bahkan, ada yang terendam hingga 2 meter. "Kami berencana memberikan bantuan setiap KK Rp500 ribu plus 10 kg beras selama lima hari terhitung dari hari pertama banjir," lanjut Syahril. 

Data dari Koramil 426-01/Mesuji, ada sekitar 215 hektare lahan sawah milik petani yang terendam banjir dan 115 hektare terancam gagal panen. 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR