KOTABUMI (Lampost.co) -- BPJS Ketenagakerjaan melakukan tandatangan MoU dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Utara terkait perlindungan program jaminan sosial tenaga kerja bagi pekerja kontrak di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Utara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Amran Yazid mengatakan pihaknya telah mendaftarkan 273 tenaga kerja kontrak untuk mengikuti program perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. Penandatangan kerja sama tersebut dilakukan di kantor Dinas Lingkungan Hidup dengan masa kepesertaan yang didaftarkan selama 1 tahun terhitung dari April 2019 sampai dengan Maret 2020, pada 2 April 2019 lalu.



Amran sangat senang dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan yang hadir untuk melindungi seluruh pekerja yang memiliki resiko dalam melaksanakan pekerjaannya. “Saya memiliki harapan dengan berlangsungnya MoU ini, seluruh kepala dinas terkait yang berada di Kabupaten Lampung Utara dapat dengan segera mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya baik tenaga kerja kontrak maupun tenaga kerja non-ASN (non-Aparatur Sipil Negara)," ujar dia.

Karena dengan kita mendaftarkan tenaga kerja kita yang belum memiliki jaminan sosial, tenaga kerja kita dapat bekerja dengan tenang tanpa ada beban. Karena apabila terjadi sesuatu pada mereka saat bekerja BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan penuh baik itu kecelakaan kerja atau kematian”.

Zainal Abidin selaku Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Lampung Utara menambahkan bahwa bentuk perlindungan yang diberikan kepada seluruh tenaga kerja yang terdaftar dapat perlindungan penuh. “BPJS Ketenagakerjaan akan lindungi seluruh pesertanya dengan perlindungan penuh. Seperti apabila terjadi kecelakaan kerja pada peserta, maka si peserta akan mendapatkan pengobatan penuh sampai sembuh," ujar Zainal melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/4/2019).

Apabila rumah sakit masih mewajibkan si tenaga kerja untuk beristirahat, lanjut Zainal, maka si tenaga kerja akan tetap mendapatkan Santunan Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100% upah yang dilaporkan selama 6 bulan pertama, lalu 75% upah yang dilaporkan selama 6 bulan berikutnya, dan 50% upah yang dilaporkan untuk bulan selanjutnya sampai dengan mampu untuk bekerja kembali. Dan untuk jaminan kematian si peserta akan mendapatkan total santunan Rp24 juta.

Zainal sangat mengapresiasi hasil kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup karena sudah memperhatikan resiko kerja para tenaga kerjanya. “Saya berharap seluruh kepala dinas yang berada di Kabupaten Lampung Utara maupun seluruh pemimpin perusahaan dapat dengan segera mendaftarkan seluruh pekerjanya agar mendapatkan perlindungan program jaminan sosial," ujar dia.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR