KOTABUMI (Lampost.co)--Untuk meningkatkan kesejahteraan bagi pelaku usaha industri kerajinan mikro, kecil dan menengah, khususnya di bidang kerajinan, Dinas Koperasi,  UMKM dan Perindustrian Kabupaten Lampung Utara, mendorong pengembangan tapis di kabupaten setempat.

Kepala Seksi Industri Kerajinan Kreatif, Bidang Industri, Dinas Koperasi,  UMKM dan Perindustrian (Dinkop UMKMP), Kabupaten Lampung Utara, Retno Harini, saat dihubungi Lampost.co via telepon, Kamis (28/12/2017), mengatakan selain pelatihan bagi perajin tapis untuk meningkatkan keahlian dalam pembuatan kain tapis dan wawasan manajerial usaha yang digelut, untuk lebih mengfokuskan pengembangan. Pihaknya telah menetapkan empat kecamatan sebagai wilayah sentra pengembangan tapis dengan pertimbangan di wilayah itu masih ada perajin tapis walaupun secara produksi, mereka membuat kerajinan tapis berdasarkan pesanan.
"Untuk pelatihan, tidak dapat setiap saat dilakukan karena tergantung anggaran. Sedangkan untuk mengfokuskan pengembangan tapis, pihaknya telah menetapkan empat kecamatan sebagai wilayah sentra pengembangan tapis dengan pertimbangan di wilayah itu masih ada perajin tapis" ujarnya. 
Untuk empat kecamatan yang dijadikan wilayah pengembangan tapis, yakni; Kecamatan Blambangan Pagar di Desa Blambangan, Kecamatan Muara Sungkai di Desa BandarAgung, Kecamatan Abung Surakarta di Desa Surakarta dan Kecamatan Abung Timur di Desa Gedung yapah, Desa BumiMarga, Desa Pungguk Lama, serta Desa SumberAgung.
"Ada tujuh desa yang tersebar di empat kecamatan yang akan dijadikan wilayah pengembangan tapis di Lampura" kata Retno.
Dia berharap, dengan adanya wilayah pengembangan tapis, kerajinan kain tapis khususnya yang bermotif tradisional tetap lestari. Selain itu, kesejahteraan bagi perajin akan meningkat sekaligus menghidupkan seni tradisi yang ada di Lampung Utara tersebut.
"Selain untuk melestarikan kerajinan tapis, dengan adanya wilayah pengembangan tapis diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi perajin" kata Retno.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR