LAMPUNG kehilangan tokohnya. Armen Yasir berpulang pada 10 Muharam. Hal ini mengingatkan atas gugurnya cucu Rasulullah saw, Husein. Semoga ini pertanda baik. Sebab, beliau adalah pejuang, aktivis yang banyak memperjuangkan kebaikan di Lampung.

Almarhun aktif sebagai tim yang menangani konflik pertanahan di Lampung. Banyak rakyat berhadapan dengan kuasa perusahaan menyangkut kepemilikan lahan. Apalagi, pada zaman Orde Baru perusahaan cenderung memanfaatkan kekuasaan untuk mengambil lahan rakyat.



Ketika reformasi memberikan kebebasan, banyak rakyat yang berani menuntut hak-hak mereka. Di sinilah Armen Yasir ikut membela dan memperjuangkan hak-hak rakyat, utamanya menyangkut lahan. Bagi rakyat, lahan adalah kehidupan, karena itulah modal yang mereka miliki. Mereka tidak punya uang dan keahlian. Bahkan, lahan itu bukan hanya tempat mencari nafkah, melainkan juga mereka tinggal di atasnya.

Penguat Demokrasi

Bersama Lampung Parliament Watch (LPW), Armen Yasir menguatkan demokrasi di Lampung. Kumpul banyak aktivis kampus seperti Wahyu Sasongko, Syarif Makhya, Djauhari Zailani, Tisnanta, Nanang Trenggono, Asrian Hendi Caya, dll. Bahkan, diskusi mingguan yang diselenggarakan diliput langsung koran Lampung Post yang disajikan dalam kolom khusus.

Lampung Post menjadi mitra menyuarakan aspirasi rakyat dan demokrasi. Dinamika demokrasi begitu hidup di Lampung. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) tumbuh dan berperan aktif dalam banyak aspek kemasyarakatan dan pembangunan. Armen Yasir hadir di tengah dan bersama LSM memperjuangkan hak-hak rakyat. LSM bahkan membentuk jaringan yang kuat untuk saling menguatkan dalam memberdayakan masyarakat dan memperjuangkan hak-hak rakyat.

Di awal reformasi, DPRD sebagai lembaga politik diharapkan menjadi lembaga perjuangan rakyat. Karena itu, salah satu fokus Armen Yasir bersama aktivis lainnya adalah menguatkan kelembagaan DPRD. Pelatihan dan pendampingan DPRD merupakan kegiatan yang banyak dilakukan untuk ikut menguatkan kelembagaan DPRD. Tidak kalah penting adalah mengkritisi DPRD. LPW mewadahi kepedulian tersebut.

Memperjuangkan Hak Rakyat

Masalah lingkungan dan sumber daya alam tidak luput dari kepedulian Armen Yasir. Banyak produk hukum terutama melalui peraturan daerah (perda) baik provinsi maupun kabupaten yang dibidaninya, salah satunya Lampung Barat sebagai kabupaten konservasi. Tidak sedikit perda inisiatif DPRD yang menyangkut kepentingan rakyat beliau aktif di dalamnya,

Kepedulian Armen Yasir pada banyak hal, terutama menyangkut hak rakyat, merupakan kristalisasi pandangannya. Ilmu hukum yang sangat kental membentuk pola pikirnya. Tidak berjarak antara pengetahuannya dan sikapnya. Keadilan hukum adalah yang menjiwai kepeduliannya pada banyak masalah.

Logika hukum menjadikannya rasional dan tegas. Ketegasan sikapnya sering dipahami sebagai kegarangan yang memang cenderung tanpa kompromi. Sulit menggoyahkan sikapnya ketika dia sudah mempunyai pendapat. Rasionalitasnya sering kali berkesan tanpa perasaan. Itulah hukum, harus tegas dan lurus. Dalam hal ini, mungkin banyak pihak yang merasa tidak senang atau bahkan tersakiti.

Tulisan ini setidaknya memberikan permakluman bahwa itu bukan tanpa alasan dan karena atas ketidaksukaan. Semata untuk menegakkan hukum-keadilan. Janganlah sekali-kali kebencianmu mendorong kamu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa (QS Al-Maidah: 8). 

Di balik sikap yang keras dan lurus, secara personal beliau bersahabat. Beliau mudah sekali tersentuh perasaannya. Beliau termasuk taat beribadah. Bahkan, di saat akhir hayatnya—menurut kerabat—beliau masih sempat melaksanakan salat subuh. Selamat jalan, kawan! Perjuanganmu akan menantimu sebagai amal saleh. Perjuanganmu akan tetap berlanjut. Kawan dan “kader”-mu masih ada.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR