PANARAGAN (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembanggunan (Musrenbang) pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tulangbawang Barat 2020 dan perubahan RPJMD 2017 - 2022, Selasa (19/3/2019).

Bupati Tubaba Umar Ahmad mengatakan apa yang disampaikannya kepada peserta Musrenbang, bahwa cita-cita pembangunan Kabupaten Tulangbawang Barat untuk menjadi kota tujuan tidak lama lagi akan terealisasi dengan ditetapkannya empat pintu akses keluar masuk jalan tol trans-Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi-Pematangpanggang (Baterpang) berada di wilayah Kabupaten Tubaba.



"Tol sudah membelah Kabupaten Tulangbawang Barat. Rasanya Tubaba sudah relevan untuk melakukan perubahan terhadap master plan pembangunan kita akan menguatkan di sektor pariwisata yang bersifat mengekplorasi seni budaya, terus kuliner dan lain lain. Itu yang musti kita kuatkan di Kabupaten Tulangbawang barat," ujarnya.

Bupati Umar mengatakan akan mendukung penuh apa yang menjadi target pemerintah provinsi dengan target pembangunan Kabupaten Tulangbawang Barat sebagai bentuk sinergitas pembangunan terhadap keinginan pemerintah provinsi untuk menjadikan penopang agrowisata.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Provinsi Lampung, Theresia Sormin berharap Kabupaten Tulangbawang Barat agar kedepannya dapat menjadi salah satu penopang pariwisata di Provinsi Lampung, baik di bidang ekowisata maupun agrowisata.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR