FILIPINA (Lampost.co)--Terobosan berani dibuat Pemerintah Filipina yang serius menangani masalah impor ilegal kendaraan bermotor masuk ke negaranya. Langkah itu diambil sebagai upaya pencegahan penyelundupan kendaraan yang juga marak di beberapa negara lain.
Lazimnya mobil selundupan, atau mobil hasil tindak kejahatan yang berhasil disita akan dilelang oleh negara. Namun tidak bagi Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte, yang langsung menghancurkan dan menyatakan siap mengganti uang kerugian pada negara.
Tak tanggung-tanggng, sekitar 60 kendaraan mewah hasil selundupan yang berhasil disita di Provinsi Cagayan dihancurkan dengan cara dilindas bolduser. 
Beberapa merek mobil mewah yang dihancurkan diantaranya Lamborghini, Porsche, Mercedes Benz dan sepeda motor Harley Davidson, yang nilainya ditaksir mencapai USD5,28 juta atau setara Rp76 milar.
Dalam keterangannya kepada media, Presiden Duterte mengatakan, pemusnahan ini dilakukan sebagai upaya atau tindakan tegas pemerintah Filipina yang bertekad untuk terus memerangi barang impor Ilegal.
Diketahui, ini kali kedua Presiden Duterte memusnahkan kendaraan bermotor yang di impor secara illegal. Beberapa waktu lalu, sebanyak 30 unit mobil mewah juga telah dihancurkan, diantaranya Mercedes Benz, Lexus dan Jaguar yang nilainya mencapai Rp30 miliar. 
Duterte berharap langkah ini bisa memberikan efek jera kepada para penyelundup, atau pelaku impor ilegal yang tidak membayar pajak ke negara.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR