KALIANDA (Lampost.co) --Ratusan hektare tanaman padi usia tanam 2-7 hari di sejumlah desa di kecamatan Ketapang, Lampung Selatan terendam banjir mulai siang tadi,  Senin (5/3/2018).
“Setelah diguyur hujan sejak Senin (5/3) dini hari hingga pagi tadi,  banjir meredam sawah kami pada siang harinya, “ kata Andi Bonor, petani padi desa Bangunrejo kecamatan Ketapang kepada Lampost.co, Senin (5/3/2018) malam. 
Ia memastikan air akan merendam tanaman padinya hingga tiga hari kedepan. Hal tersebut,  ujarnya,  akan membuat petani terancam rugi,  karena harus menanam ulang. 
“Sebelumnya juga kami harus menyebar bibit padi karena kemarau,  sekarang harus menanam ulang karena kebanjiran, “ katanya.
Terpisah, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian,  Perikanan dan Kehutanan (BP3K)  kecamatan Ketapang, Asep Awaludin mengatakan sekitar 132 hektare tanaman padu usia 2-7 hari di sejumlah desa terendam banjir.  Rinciannya, desa Bangunrejo (60), Tamansari (24), Lebungnala (36),  Sumbernadi (6) dan desa Ruguk (6).
“Tapi tanaman padi usia satu bulan keatas aman dari genangan air, “ kata Asep. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR