BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sempat beredar kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Mabes Polri, dan Kapolda Lampung, di jajaran Satlantas Polres Lampung Tengah.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, tiga orang diamankan, karena menarik pungutan liar, pada pembuatan surat izin mengemudi. Dari penangkapan tersebut, uang Rp50 juta dinamakan dari para pelaku, pada Rabu (5/7). Salah satu yang diamankan yakni Brigadir H, yang berdinas di Baur SIM, Satlantas Polres Lampung Tengah.



Dikonfirmasi, wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol membenarkan hal tersebut, namun tidak menyebutkan secara rinci identitas ke-tiganya. "Ia benar," ujarnya di Stasiun Tanjungkarang, saat mengamankan jalannya gerakan 2019 Prabowo Presiden, Jumat (7/9/2018).

Menurut Wakapolda, tiga orang yang diamankan, berasal dari unsur kepolisian, unsur PNS di Polres Lampung Tengah, dan diduga seorang calo. Pengungkapan tersebut, berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat.

"Ada unsur polisi, PNS, dan sipil, ketiganya ditahan di Mapolda Lampung, jalani pemeriksaan, cuma belum pasti karena lagi pengembangan. Bisa nanti cuma dua pelaku, bahkan bisa saja bertambah empat," kata Alumnus Akabri 1989 itu.

Sementara Kabid Propam Polda Lampung Kombespol Hendra Supriatna mengatakan, dari pemeriksaan sementara, diduga kuat praktek tersebut sudah lama berlangsung.
"Ya, modusnya meminta lebih biaya pembuatan SIM. Sedang kita evaluasi (red teknis) di sana," katanya.

Bahkan, menurut Hendra, dua bulan lalu pelaku juga sudah ketahuan menarik uang ilelgal, dan sudah diberi sanksi administrasi.
"Dia sudah berkali-kali, Sementara kita periksa pelanggaran indisipliner," kata Alumnus Akabri 1988 itu.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR