BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Seorang anggota DPRD Kabupaten Pesawaran bernama Yudianto dilaporkan ke Polda Lampung karena diduga melakukan tindak pidana penipuan kepada Edi Suroto yang merupakan pihak ketiga.
Kejadian bermula pada April dan Mei 2016, saat itu Yudianto yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan berjanji akan memberikan proyek pengerjaan irigasi di Kabupaten Pesawaran pada tahun yang sama.
Kemudian Yudianto meminta uang kepada pelaku sebagai tanda jadi. "Pada saat itu saya diberi daftar pengerjaan proyek, salah satunya pembuatan irigasi. Dan, saya dijanjikan untuk mengerjakan proyek tersebut," kata Edi saat berkunjung ke lampost.co, Selasa (26/12/2017).
Sebagai tanda jadi, lanjut dia, Yudianto meminta uang jaminan sebanyak dua kali, yang pertama di Pesawaran senilai Rp150 juta dan di Bandar Lampung senilai Rp350 juta atau dengan total Rp500 juta.
Namun, hingga saat ini proyek yang dijanjikan tidak pernah ada dan Yudianto tidak bisa mengembalikan uang tersebut hingga saat ini. "Upaya mediasi sudah dilakukan disaksikan pihak Polda Lampung, namun hasilnya masih nihil. Dia setiap ditanya selalu ngeles," kata dia.
Secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Komisaris Besar Heri Sumarji mengatakan segera melakukan pemeriksaan laporan tersebut. "Saya belum dapat infonya, nanti saya cek segera," ujarnya saat dihubungi, Selasa (26/12/2017).
Ia belum bisa memastikan apakah perkara tersebut bergulir hingga naik ke ranah hukum, karena masih harus ada koordinasi dari pihak penyidik. "Nanti tergantung penyidiknya, bisa masuk subdit I, II, III. Lihat dari deliknya, saya segera cek," kata dia. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR