GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Calon legislatif yang terbukti melakukan praktik politik uang dapat dianulir pencalonannya. Meskipun pembuktian baru dapat dilakukan setelah pemungutan suara.

Hal ini disampaikan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah, Alfian Wahyudi terkait adanya dua kasus dugaan politik uang yang menjadi temuan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).



Menurut Wahyudi, caleg-caleg yang terbukti melakukan tindak pidana pemilu berupa politik uang bisa digagalkan pencalonannya.

"Walaupun pemungutan suara sudah berjalan, pencalonannya bisa dianulir kalau terbukti," kata dia kepada lampost.co, Rabu (16/4/2019).

Sementara Anggota Bawaslu Lamteng yang lain Edwin Nur mengatakan, Panwas di dua kecamatan, Bandar Surabaya dan Padangratu menemukan dugaan politik uang. Untuk di Bandar Surabaya barang bukti berupa sejumlah minyak goreng dalam kemasan berikut kartu bergambar nama salah satu caleg DPRD Provinsi dan di Padang Ratu berupa uang tunai dalam amplop untuk memenangkan salah satu caleg DPRD Kabupaten.

Kedua persoalan itu akan diproses dan diselesaikan setelah pemungutan suara. Untuk saat ini sedang dikaji.

Diketahui, kasus temuan Panwascam Bandarsurabaya berkaitan dengan salahsatu caleg asal PDIP untuk DPRD Provinsi Lampung. Sementara kasus temuan Panwascam Padangratu terkait dengan salahsatu caleg dari PKS untuk DPRD Lamteng.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR