KALIANDA (Lampost.co)--Rumah Rodi (41) warga Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, ludes dilalap si jago merah, Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. Kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik itu membuat korban menderita kerugian sekitar Rp200 jutaan.
Kepala Desa Kekiling, Idham, menjelaskan setelah mendapat informasi rumah warganya terbakar, ia langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar). Satu jam kemudian, tiga unit kendaraan damkar datang ke lokasi.
“Kobaran api berhasil dijinakkan. Namun sayang akibat kondisi cuaca yang disertai angin, api cepat menjalar hingga nyaris membakar seluruh rumah Rodi,” kata Idham diclokasi kebakaran,  Selasa (13/2/2018).
Sementara korban Rodi mengaku melihat kepulan asap dari ruangan dapur. Namun dalan hitungan menit, api  dengan cepat menjalar ke penjuru ruangan hingga meludeskan seluruh isi rumah. 

Kebakaran rumah Rodi, warga desa Kekiling, Lamsel. (Foto:Lampost/Aan Kridolaksono)




“Saat kejadian saya sedang  di ruang makan, tiba tiba dari ruangan dapur saya melihat kabut tebal, dan dalam hitungan menit api sudah menjalar kedalam ruangan dimana saya duduk, “ kata Rodi. 

Melihat kejadian itu,  ia langsung mengajak seluruh keluarganya keluar rumah dan berteriak minta tolong. Ia menduga kebakaran yang meluluhlantakkan seluruh isi rumah tersebut akibat korsleting listrik di ruangan dapur. 
“Semua isi rumah ludes mas. Mungkin kerugian yang saya alami mencapai Rp 200an juta, “ ujarnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR