KOTABUMI (Lampost.co)--Bapak tiga anak, warga jalan Pageran Jinul, Kelurahan Rejosari, Kotabumi, Lampung Utara ditemukan warga tewas gantung diri di dalam sumur belakang rumahnya, Minggu (9/12) sore. Aksi nekat tersebut diduga karena impitan ekonomi.  

Kejadian itu, kini tengah ditangani aparat kepolisian Polres setempat dan dugaan sementara korban nekat mengahiri hidupanya karena himpitan ekonomi. Korban yaitu M. Mahmudin (34), ditemukan dalam posisi leher terikat tali tambang warna biru tergelantung dalam sumur. 



Menurut Kapolres Lampung Utara. AKBP Budiman Sulaksono, melalui AKP Dony Kristian Kasat Reskrim kepada Lampost.co, Senin (10/12/2018), membenarkan adanya kejadian itu dan korban murni tewas gatung diri.

"Pada bagian tubuh korban tidak ada tanda kekerasan dan hasil visum Rumah Sakit Hadayani diketahui pada bagian kemaluan korban megeluarkan seperma serta pada lehernya ada bekas jeratan tali," ujarnya. 

Dari hasil keterangan sejumlah saksi-saksi, korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang tetanganya bernama Supriyadi, yang terkejut melihat sesosok tubuh tergelatung dalam sumur kondisi leher terikat. 

"Supriyadi, tetanga korban melihat kejadian itu langsung berteriak minta tolong dan tak lama kemudian warga berdatangan kelokasi kejadian tersebut," kata kasat. 
Oleh warga, lanjut kasat, tubuh korban langsung dievakuasi dan sempat dibawa ke-rumah Sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong lagi. "Diperkirakan korban belum lama gantung diri, diketahui karena tubuh korban belum terlihat kaku," terangnya. 

Saat ini pihaknya belum dapat memastikan hingga korban nekat gatung diri dan dari keterangan yang berhasil dihimpun korban nekat bunuh diri karena masalah himpitan ekonomi.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR