BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Diduga hendak melakukan tawuran antarpelajar, Polsek Sukarame mengamankan beberapa siswa SMKN 2 Bandar Lampung, Senin (18/2/2019).

Informasi yang dihimpun lampost.co, sekitar 69 sepeda motor iringan siswa SMKN 2 Bandar Lampung berkumpul di Jalan Soekarno-Hatta, Way Dadi. Mereka membawa sepeda motor, berkumpul dan seakan-akan hendak menyerang SMAN 5 Bandar Lampung. Informasi yang dihimpun di kepolisian, diduga SMKN 2 hendak tawuran dengan siswa SMAN 5.



Dikonfirmasi, Kepala SMAN 5 Bandar Lampung Hendra membantah hal tersebut. Menurutnya, saat itu siswa SMKN 2 memang sedang lewat di by pass dan membunyikan knalpot kendaraan. Kemudian beberapa siswa SMKN 2 diamankan warga sekitar.

"Jadi ramai-ramai gitu, Go-Jek dan warga sekitar resah yang biasa menunggu siswa pulang, itu salah paham saja, dan bukan siswa kami, tadi sudah ada aparat yang berjaga dan menahan siswa kami agar tidak keluar, jadi bukan dari siswa kami," ujarnya, Senin (18/2/2019).

Waka Kesiswaan SMKN 2 Bandar Lampung Liswandi mengatakan saat ini beberapa siswa dan kendaraan mereka disita oleh Mapolsek Sukarame. "Iya, sebagian siswa sudah kami pulangkan, dan kami lagi berkoordinasi dengan SMAN 5 supaya tidak ada konflik susulan, biar nanti orang tuanya yang ambil," ujarnya.

Liswandi belum mengetahui secara pasti penyebab siswanya melakukan upaya penyerangan ke SMAN 5, tapi jika nanti ada siswa atau aktor intelektual yang terbukti, bakal diberikan saksi yakni mulai ringan hingga yang tertinggi yakni DO. "Besok kami panggil siswanya, kami selidiki, kalau terbukti kami kembalian ke orang tuanya," katanya.

Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi mengatakan ada sekitar empat siswa yang diamankan bersama dengan 69 motor. "Tadinya ada 12, tapi kami pilah-pilah ada empat, awalnya mau ada informasi penyerangan, kami datang dan kami cegah," katanya.

Diduga sementara dari pemeriksaan awal, konflik ini muncul dari pertandingan futsal antara kedua sekolah tersebut yang berujung saling ejek atau saling menantang. "Ini masih kami dalami," kata mantan Kasat Binmas Polresta Bandar Lampung itu. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR