BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Polsek TanjungkarangTimur menetapkan dua orang tersangka, yang diduga menggelapkan bahan bakar minyak jenis solar lalu menjualnya sebanyak satu ton, di rumah Beringin Jaya, Kali Balok, Kedamaian, Jumat (3/6).

Kapolsek Tanjungjarang Timur Kompol Fanny Indrawan mengatakan dua tersangka tersebut yakni  TH (41) warga Telukbetung Selatan yang bertugas sebagai supir, dan M(33) warga Panjang, seorang kernet uang bekerja di PT Surya Serba Mulya.
"Jadi keduanya diamankan oleh perusahannya sendiri, lalu diserahkan ke kita. Setelah diperiksa secara intensif, mereka sudah jadi tersangka," ujarnya kepada Lampost.co, Selasa (5/6/2018).



Dari hasil pemeriksaan, truk Fuso yang dikemudikan kedua  pelaku sebelumnya dicurigai oleh perusahaan kerap melakukan penggelapan minyak yang dibawa menuju Terbanggi Besar. 
"Dugaan penggelapan satu ton, tapi pengakuan pelaku mereka untung Rp2,5 juta, tapi dari keterangan korban sekitar Rp8, 3 juta dan masih kita dalami," katanya.
Penyidik belum menemukan titik terang terhadap apakah kemudian solar yang digelapkan akan dicampur dengan minyak mentah atau tidak. Beragam kemungkinan masih dalam penelusuran penyidik. Pelaku dijerat dengan padal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

"Solar itu diduga digelapkan keduanya, dan dijual dengan cara dijual eceran ke pedagang minyak eceran. Lokasi-lokasi mana saja yang telah mereka jual, masih juga kita cari tahu," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR