BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Beredar kabar klub liga 3 Lampung FC tak bisa bertanding melawan Bina Bangsa, pada Selasa, 20 Agustus 2019, pada lanjutan liga 3 zona Lampung 2019. Informasi yang didapat, para pemain dan pelatih mogok bertanding. Wakil ketua Aspro PSSI Lampung Adolf Hayatullah membenarkan, batalnya pertandingan tersebut.

"Ia benar, ada kendala non teknis, surat sudah masuk ke kami," ujarnya ke pada Lampost.co.



Akibat hal tersebut, Lampung FC bakal terancam terkena sanksi.

"Tentunya nanti (sanski), ada rapat komite," katanya.

Sementara pelatih Lampung  Zulkifli Anwar mengaku tidak ada kejelasan yang diberikan oleh management kepada pelatih dan para pemain Lampung FC.

Menurutnya, skuad anak asuhnya di Lampung FC sampai saat ini belum pernah mendapatkan gaji atau honor sesuai dengan yang dijanjikan oleh pihak  management Lampung FC.

"Kita sudah kerja keras, bahkan kemarin lawan Timnas u-23, tapi enggak ada kejelasan," ujarnya.

Zul membenarkan kalau anak asuhnya enggan melawan Bina Mulia, di stadion Pahoman, lantaran tidak adanya kepastian tentang honor mereka selama ini.

"Saya kasian melihat anak-anak asuh seperti sapi perah yang hanya dimanfaatkan talenta dan tenaganya namun sampai saat ini tidak ada apresiasi ataupun imbalan berbentuk honor yang diberikan oleh pihak management Lampung FC. Saya sudah malang melintang menjadi pelatih di Indonesia, tetapi baru kali ini kami mendapat perlakuan buruk. Kita tahu dalam sepak bola banyak mafianya, namun saya berharap Lampung FC tidak seperti itu," katanya.

Ditambahkan Zulkifli, dirinya meminta Ketua Umum Lampung FC, Eva Dwiana merespon cepat apa yang menjadi persoalan tersebut sehingga para pemain Lampung FC kembali bersemangat dan tidak ada lagi aksi mogok bermain.

" Kita rasa ada yang ganjal, tinggal di mes yang tidak layak dan makanan yang tidak sesuai standar atlit, kasian anak-anak," katanya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR