KALIANDA (Lampost.co)--Diduga alami depresi terhadap sakit yang dideritanya, Prako (62) Dusun Bumiasih, RT/RW 006/003, Desa Pematangbaru, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, nekat gantung diri di pohon kopi tepatnya dibelakang rumahnya, Kamis (18/7/2019).

Jasad Prako pertama kali ditemukan oleh istrinya, Rohanah (58) dengan kondisi jasad sudah menggantung di pohon kopi. Prako nekat bunuh diri diduga depresi mengidap penyakit kelenjar prostat. 



Menurut penuturan Rohanah, ia sekitar pukul 07.30 WIB mencari sang suaminya lantaran tidak pulang ke rumah sejak Rabu (18/7/2019) malam. Sebelum ditemukan, ia sempat mencari bersama tetangganya. "Saya sempat nemui Pak Edi Purwoko tetangga saya. Setelah kami cari-cari dan akhirnya mencari dibelakang rumah, suami saya sudah gantung diri," kata dia. 

Dia mengaku selama ini ia bersama suaminya tidak memiliki permasalahan keluarga atau faktor ekonomi. Namun, ia menduga sang suami depresi karena sakit kelenjar prostat yang dialami sudah puluhan tahun. "Kami tidak ada masalah dalam keluarga. Meski keadaan ekonomi kami kurang, tapi selama ini kami tidak pernah ribut. Mungkin karena sakit kelenjar prostat yang dideritanya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Palas Iptu M. Sariakip mengatakan pihaknya telah turun langsung olah tempat kejadian perkara (TKP). Adapun hasilnya, peristiwa itu murni bunuh diri dan keluarga sudah menerima. "Dari lokasi kami mendapatkan barang bukti kain kelambu warna putih sepanjang 2,5 meter yang dipergunakan korban untuk gantung diri. Kemudian, dari tubuh korban tidak ditemukan luka-luka ataupun lainnya," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR