BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Setelah dicerca puluhan pertanyaan, akhirnya Penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, ditahan Kalapas Kelas II A Kalianda, Muchlis Adjie. Pemeriksaan dilaksanakan secara maraton dari pukul 10.00 Hingg pukul 20.00 WIB Jumat(18/5/2018).
Meski diamankan, namun Muchlis belum ditetapkan menjadi tersangka, karena Berdasarkan pasal 76 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, penyidik harus memeriksa selama 3x24 jam untuk menentukan status Muchlis naik menjadi tersangka atau tidak.
"Surat penahanannya sudah kami keluarkan, masih bakal kita periksa 3x24 jam, dan sementara kita tempatkan di sel BNNP kita lanjutkan besok," ujar Plt Kabid Brantas Richard PL Tobing, Jumat (18/5/2018).
Menurut Richard, saat ini status Muchlis masih sebagai saksi, dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, serta gelar perkara."Masih Saksi dia," katanya.
Pemeriksaan yang berlanjut hingga malam hari, menurut Richard, masih seputar SOP dia dalam memimpin lapas tersebut, dan menangakan mengapa sabu seberat 4 kg tersebut bisa lolos ke dalam Lapas. Muchlis masih disangkakan dengan tindak pidana pencucian uang dan peredaran narkotika. "Kita tunggu Senin (21/5/)nanti statusnya Naik atau tidak," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR