KALIANDA (Lampost.co) -- Dewi Asih Purwati (26) menjerit histeris saat melihat suaminya Muhamad Khoiri Saifulloh (31) tergantung dengan seutas tali nilon di ruang tengah rumahnya, Desa Hatta kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, Sabtu (11/5/2019) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Melihat suaminya tergantung dengan lidah menjulur keluar, sementara pintu rumah terkunci dari dalam,  Dewi pun berteriak histeris meminta pertolongan beberapa tetangganya. 



"Setelah mengintip dari jendela dan memastikan korban tergantung. Tetangga korban (Sarkim dan Suparno) mendobrak pintu hingga jebol," kata kapolsek Penengahan AKP Enrico D.Sidauruk melalui Aiptu Gunawan Kanit Patroli Polsek Penengahan kepada Lampost.co, Sabtu (11/5/2019).

Pihak kepolisian belum mengetahui 
 penyebab Muhamad Khoiri Saifulloh mengakhiri hidupnya dengan cara gantung  diri, lantaran keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. "Kami hanya mengamankan barang bukti berupa tali nilon warna kuning sepanjang 4 meter dan membawa jasad korban ke Puskesmas Bakauheni untuk di visum, " pungkasnya. 
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR