BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ketua Dewan Rempah Indonesia (DRI) Wilayah Lampung Untung Sugiatno mengatakan lada dan cengkih merupakan rempah yang masih menjadi andalan Lampung. Namun, hingga saat ini terjadi penurunan produktivitas secara signifikan khususnya komoditas lada. 

"Pada waktu 1980 sudah mencapai 1,5 ton hingga 2 ton per hektare,  tapi sekarang 500 kg per hektare saja tidak sampai,"ungkapnya kepada Lampost.co,  usai pelantikan pengurus DRI Wilayah Lampung di Ruang Abung, Balai Keratun Pemprov Lampung,  Selasa (4/9/2018).



Maka, lanjut Untung, diperlukan upaya intensifikasi dan rehabilitasi tanaman lada dengan bersinergi antara pemerintah pusat,  provinsi dan kabupaten. Juga dukungan dana dan pengolahan produk organik sehingga tanaman dalam kondisi sehat dan berumur panjang tanpa kontaminasi pestisida. 

"Dalam waktu segera kita susun konsep usulan kepada pemerintah pusat melalui Gubernur bagaiamana mendapatkan anggaran APBN untuk revitalisasi lada,  karena Presiden sudah menginstruksikan Kementerian Pertanian  untuk menjayakan rempah Indonesia,"paparnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR