KALIANDA (Lampost.co)--Upaya memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Palas, menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung Selatan memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

Kepala Desa Rejomulyo Warsito mengatakan pihaknya sengaja mengundang BNN untuk membekali masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa tentang bahaya narkoba. Sebab, narkoba dapat merusak generasi muda.



"Kegiatan ini salah satu upaya dan komitmen kami untuk memerangi narkoba. Sebab, narkoba bisa merusak penerus bangsa. Melalui kegiatan penyuluhan pencegahan narkoba dan HIV AIDS, kami cegah dan berantas narkoba," kata Warsito di balai desa setempat, Kamis (17/1/2019).

Warsito mengatakan lewat penyuluhan tersebut, diharapkan masyarakat yang terdiri dari para pemuda, kaum ibu-ibu, dan aparatur desa bisa mendeteksi lebih dini terhadap narkoba.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Lamsel Sumarman mengatakan para peserta diberikan pengetahuan yang diberikan tentang semua jenis dan dampak buruk narkoba, dengan mereka menekankan masyarakat untuk tidak pernah coba-coba segala bentuk narkoba. Jika sudah kecanduan akan sulit melepas dari jeratannya.

"Jangan pernah coba-coba dengan narkoba. Untuk diketahui, kata dia, saat ini Indonesia sudah darurat narkoba, sehingga semua elemen diharapkan ikut andil dalam memeranginya. Untuk itu, Kami harap masyarakat di sini bisa sinergi dengan aparat keamanan dan kepolisian dan TNI untuk perangi narkoba," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR