JAKARTA (Lampost.co) -- 9 dari 10 kepala daerah tingkat II di Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungannya kepada pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Salah satunya adalah anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hendrata Theis, Bupati Kepulauan Sula yang juga Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Propinsi Malut.

Deklarasi itu disampaikan lewat pernyataan di hadapan wartawan dan Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin Hasto Kristiyanto, Minggu (3/2/2019). Lokasinya di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf, tepat di depan kantor pusat PD di Jalan Proklamasi, Menteng.



Di acara itu, yang hadir adalah enam orang kepala daerah. Yakni Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Hendrata, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.

Tiga Bupati tidak sempat hadir karena tidak dapat tiket pesawat. Tapi sudah menyatakan dukungannya ke paslon 01. Yaitu Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba. Hadir juga Ketua DPRD Prov. Maluku Utara Alien Mus, serta belasan anggota DPRD Propinsi Malut lainnya.

"Kami 9 dari 10 kepala daerah kabupaten kota di Maluku Utara mendukung Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Maluku Utara ingin maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi," kata Hendrata yang menjadi juru bicara para kepala daerah.

"Kami komitmen Maluku Utara (memenangkan Jokowi-Ma'ruf, red) 90 persen. Kita dalam politik bicara dengan kerja keras. Demi kemenangan kita Indonesia," tambahnya.

Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara, Alien Mus, mengatakan dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf adalah hal wajar. Sebab kepemimpinan Jokowi memang membangun dari desa. Perekonomian di desa-desa di Maluku Utara berjalan lancar. "Khususnya dengan adanya dana desa Rp1 miliar per desa," kata Alien.

Sebagai seorang perempuan, Politikus Gokar itu mengatakan kepemimpinan Jokowi sangat memperhatikan isu perempuan. Pelayanan kesehatan untuk perempuan di Maluku Utara sudah sangat luar biasa. "Alhamdulillah, dokter-dokter sudah ada di desa-desa, Yang tadinya tidak ada sama sekali sekarang sudah ada. Tang tadinya tak ada SD, TK, SMP, SMA sekarang semua sudah rata adanya," kata Alien Mus.

Hasto sendiri menyatakan pihaknya berterima kasih atas dukungan para kepada daerah itu. Secara khusus, Hasto mengatakan Maluku dan Maluku Utara punya pengalaman pahit berupa konflik di masa lalu. Maka itu, ketika fitnah dan hoaks mulai berseliweran demi ambisi politik di pemilu, komitmen para kepala daerah menjaga kedamaian patut didukung. "Ini merupakan dukungan yang baik, positif, dan sekaligus menjadi energi positif bagi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang menggambarkan Indonesia kita. Persatuan umaroh dan ulama, persatuan antara kekuatan nasionalis agamis," ujar Hasto.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR