PRINGSEWU (Lampost.co) -- Tanggul Bendungan Way Gatel yang di buat secara darurat kembali jebol akibat debit air yang tinggi.

Bendungan Way Gatel yang berada di Pekon Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, sebelumnya jebol pada 16 Februari 2019 lalu akibat hujan lebat dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Akibatnya Dinas PUPR Pringsewu membangun kembali bendungan tersebut sebagai upaya menahan air guna irigasi. Namun bendungan darurat itu, kembali jebol Senin (6/5/2019), diduga karena kondisi bangunan yang belum kuat atau belum kering sementara debit air kembali meninggi.



Jebolnya Bendungan Way Gatel membuat sejumlah petani khawatir kekurangan air saat menanam padi pada musim tanam gadu 2019. Apalagi sejumlah petani sudah siap menanam padi kembali.

Ketua Gapoktan Tani Makmur Bulogkarto, Doni Febriantoko mengatakan tanggul bendungan darurat yang berada disisi kanan kembali jebol. Menurutnya petani khawatir akan kekurangan air, apalagi saat ini sudah mulai menyemai benih. "Kami berharap pemkab melalui Dinas PUPR bisa segera memperbaiki bendungan yang jebol sehingga air bendungan bisa di aliri kembali ke sawah," kata Doni, Selasa (7/5/2019).

Sementara Kasi Pengairan Dinas PUPR Pringsewu Wiyanto mewakili Kadis PUPR Andi Purwanto mengatakan proses pembuatan tanggul darurat Bendungan Way Gatel masih dalam pengerjaan.

Dia mengatakan memasuki bulan puasa, pengerjaan bendungan sempat libur selama dua hari. "Sebenarnya tanggul yang jebol itu belum selesai di bangun hingga ujung, dan akan dilanjutkan dalam waktu dekat hingga tanggul mengikat dari ujung ke ujung," ungkapnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR