KOTABUMI (Lampost.co) -- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lampung Utara mempertanyakan selisih data ukuran luas lahan baku sawah dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Kasi Produksi dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara, Muntofik, di ruang kerjanya, Rabu (12/12/2018) mengatakan angka selisih seluas 8.693 hektare (ha) data luas lahan baku sawah yang di himpun Distan dan yang tercatat pihak BPN.



Hal itu, lanjut dia, dinilai dari luas lahan baku sawah yang disampaikan pihak BPN seluas 10.186 ha.  Sedangkan, luas lahan baku sawah yang di himpun unit pelaksana teknis daerah (UPTD) yang tersebar di 23 kecamatan se-Lampura tercatat angka luas lahan baku sawah seluas 18.849 ha.

"Pengukuran yang dilakukan pihak BPN berdasarkan data luas lahan sawah yang bersertifikat, sedangkan pengukuran pihak Distan merujuk laporan kelompok tani (Poktan) di desa yang di himpun UPTD di lapangan. Saat ini kami sedang melakukan koordinasi untuk menemukan benang merah luas riil data luas lahan baku sawah di lapangan. Sebab, perbedaan luas lahan baku sawah akan menimbulkan masalah saat melakukan pelaporan," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR