METRO (Lampost.co)--Kunjungan Danrem 042/Garuda Hitam Lampung Kolonel Infanteri Taufiq Hanafi di Makodim 0411/Lampung Tengah, disambut dengan pengalungan selendang tapis di Makodim setempat, Kamis (31/1/2019).

Selain Dandim 0411/Lampung Tengah Letkol Czi Burhanuddin, Wali Kota Metro Achmad Pairin, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Kapolres Metro AKBP Ganda M Saragi, dan jajaran perwira Makodim setempat turut menyambut kedatangan Danrem. 



Dalam kunjungan tersebut, Danrem menekankan agar jajaran tetap netral saat pesta demokrasi mendatang. "Sudah tidak perlu diragukan lagi, dari atas sampai ke bawah pokoknya TNI netral. Kami mendukung supaya pemilihan nanti supaya bisa berjalan dengan tertib, aman, dan damai," tegasnya. 

Mantan Staf Ahli Pangdam XVIII/Kaswari Bid Sosbud itu juga mengaku akan mempelajari lebih lanjut peta terkait kerawanan pemilu di Bumi Ruwai Jurai. 

"Peta kerawanan pilkada, mungkin nanti sambil berjalan tentunya saya tetap akan mempelajari masing-masing wilayah, karena belum seluruh wilayah saya datangi. Kemarin baru ke Lampung Selatan dan sekarang ke Kodim 0411/Lampung Tengah, yang lainnya nanti sambil berjalan tentunya saya akan tetap mempelajari itu," katanya. 

Kunjungan kerja Danrem tersebut juga diisi dengan paparan Dandim 0411/Lanpung Tengah tentang keberadaan wilayah dan situasi Makodim setempat, termasuk uraian Dandim 0411/Lampung Tengah, mengenai pemekaran Kodim Lampung Timur beberapa waktu lalu. 

Wali Kota Metro Achmad Pairin mengatakan kunjungan orang nomor satu di jajaran TNI AD tersebut merupakan penghargaan bagi Pemkot Metro, dengan Danrem bisa melihat langsung kondisi dan masyarakat Kota Metro. "Kunjungan kerja Danrem ini merupakan penghargaan bagi Pemerintah dan masyarakat Kota Metro," katanya. 

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda. Dia mengaku bahwa kunjungan Danrem tersebut merupakan hal positif bagi Pemkot dan warga Kota Metro. "Tentunya kunjungan ini merupakan hal yang sangat positif bagi pemerintah dan masyarakat Kota Metro," kata Anna. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR