KALIANDA (Lampost.co)--Tahun ini Lampung Selatan mendapat Dana Desa (DD) sebesar Rp225 miliar atau naik Rp15 miliar dari tahun lalu. Pencairan dana desa tahap pertama di Lampung Selatan mulai bulan ini. Pencairan program pemerintah pusat tersebut dibagi tiga tahap.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lampung Selatan, Dulkahar, mengemukakan DD tahap pertama sebesar 20% sudah bisa dicairkan.
"Tergantung kesiapan desa yang memenuhi persyaratan, di upayakan bulan ini sudah bisa di cairkan, selambat-lambatnya bulan Maret," kata dia, saat ditemui lampost.co, di kantor Kecamatan Sidomulyo, Kamis (1/2/2018).
Pencairan DD di tahun 2018 ini, dibagi tiga tahap yakni pada tahap pertama sebesar 20%, tahap kedua sebesar 40% dan tahap terakhir 40%.
"Berbeda dengan pencairan DD tahun lalu yang hanya dibagi dua tahap," katanya.
Jumlah Dana Desa tahun 2018 untuk Lampung Selatan, meningkat menjadi Rp225 miliar, sedangkan tahun lalu sebesar Rp210 miliar."Ada peningkatan sebesar lima belas miliar dari tahun 2017 lalu," kata dia.



Dari 256 desa di Lampung Selatan, besaran nilai pencairan dana desa di setiap desa berbeda. Pencairan DD berdasarkan kategori desa masing-masing. "Besaran nilainya sangat proporsional, contohnya desa yang maju lebih kecil dibandingkan desa yang kategorinya belum maju," ujarnya.
Saat ditanya sudah berapa desa yang sudah memenuhi syarat pencairan DD tahap pertama, Dulkahar mengatakan belum ada desa yang mengajukan proposal sebagai syarat pencairan.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR