KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, menyatakan pembangunan infrastruktur dari anggaran dana desa dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat desa setempat. Sebab, pemanfaatan dana desa diterapkan dengan program padat karya tunai (PKT). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, pada 2018 Desa Baliagung membangun empat paket pembangunan, yang setiap paketnya terdiri dari saluran drainase sepanjang 856 meter dan jalan rabat beton sepanjang 702 meter.



Kepala Desa Baliagung I Ketut Mastre mengatakan pembangunan infrastruktur yang bersumber dari anggaran DD diyakini dapat mendorong perekonomian masyarakat. Sebab, proses pembangunan pihaknya melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. 

"Tentu akan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat. Setidaknya untuk anggaran upah harian orang kerja (HOK) mencapai Rp214,9 juta. Anggaran HOK itu total keseluruhan pembangunan infrastruktur di desa kami," kata dia, Kamis (13/12/2018).

Ketut Mastre menjelaskan pada dana desa 2018 pihaknya membangunan jalan rabat beton dan saluran drainase di empat titik, yakni Dusun Sidakarye, Purwotani II, Pematangbuluh I, dan Pematangbulu II. Untuk total anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp707,0 juta dan total HOK mencapai 30,3 persen. 

"Selain melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya, jalan rabat beton yang dibangun itu merupakan akses transportasi masyarakat setempat dalam mengangkut hasil bumi, khususnya pertanian. Dengan adanya peningkatan jalan ini, tentu akan berpengaruh dengan nilai jual hasil bumi," kata dia. 

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR