BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Privinsi Lampung menyerahkan sejumlah Rp23.383.900.000 dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Sekolah Menengah Atas (SMA) Provinsi Lampung di semester pertama tahun 2019. Dana itu ditujukan bagi 43.139 siswa yang tidak mampu perekonomiannya. 
 
Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasarana SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Ahmad Farid Febrian mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan BOSDA kepada sekolah-sekolah di Bandar Lampung, Lampung Utara, Way Kanan, Pesisir Barat, Lampung Barat dan Mesuji. 
 
Ia mengatakan penyerahan dana BOSDA tersebut mengalami keterlambatan karena menunggu proses pengusulan SPD di Badan Pengelola Keuangan Daerah, kemudian juga tertunda karena proses pergantian kepala daerah, libur dan cuti hari raya idul fitri. 
 
"Bagi siswa yang ingin mendapatkan BOSDA, apabila ada orang tua atau siswa yang tidak mampu boleh mendaftarkan ke sekolahnya masing-masing. Pada saat rapat komite, orang tua bisa mengusulkan agar anaknya dapat BOSDA. Verifikasi dilakukan oleh pihak sekolah," katanya, Senin (8/7/2019). 
 
Ia mengatakan besaran nominal yang didapatkan oleh peserta didik setiap tahunnya untuk di Lampung Utara, Way Kanan, Pesisir Barat, Lampung Barat dan Mesuji setiap siswanya mendaptkan BOSDA sebesar Rp1 juta per siswa SMA. Sedangkan untuk Bandar Lampung mendapatkan Rp1,56 juga per siswa SMA. 
 
"Untuk nominalnya sama dengan tahun sebelumnya. Tapi kita gak tau dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru ini akan ditambah atau tidak nominalnya," katanya. 
 
Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang merupakan program Pemerintah Provinsi Lampung untuk penyediaan pendanaan biaya pendidikan bagi satuan pendidikan menengah. BOSDA di Provinsi Lampung untuk SMA/SMK dimulai pada tahun 2017 sesuai dengan Peraturan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Nomor: G/29/V.01/HK/2017 tertanggal 6 Juni 2019. 
 
BOSDA adalah Program Pemerintah Provinsi Lampung berupa pemberian dana langsung ke Satuan Pendidikan Menengah baik Negeri maupun Swasta SMA dan SMK.  
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR