KALIANDA (Lampost.co)--Pascatsunami yang melanda Lampung Selatan, Sabtu (22/12/2018), mengakibatkan sejumlah fasilitas Wisata Pantai Wartawan, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, rusak parah.

Gelombang besar yang menerjang daerah itu membuat kerugian pihak pengelola di salah satu andalan wisata Pantai Pesisir Lamsel tersebut mengalami kerugian besar hingga miliaran rupiah.



Pengelola Wisata Pantai Wartawan Kurniawan mengatakan kerusakan yang dialaminya usai diterjang tsunami mencapai Rp4,27 miliar. Sebab, semua bangunan yang baru selesai renovasi tersebut rata dengan tanah, termasuk sejumlah peralatan untuk fasilitas wisata yang hilang tidak tersisa. 

"Beberapa bangunan seperti tempat penginapan sebanyak enam pintu, rumah pohon, ruangan VIP, kolam renang, studio music termasuk perlengkapan studio seperti sound system dan yang lainnya hancur dan hilang disapu ombak," katanya melalui sambungan telepon, Jumat (11/1/2019).

Sementara itu, kata Kurniawan, terhitung sejak 20 hari terakhir pascabencana tsunami, pihaknya belum mendapatkan bantuan apa-apa dari pemerintah. 

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada bantuan dari pariwisata. Cuma kalau pendataan sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata," katanya.

Noni (27), salah satu karyawan Wisata Pantai Wartawan, mengaku bersyukur saat tsunami tidak ada satu pun pengunjung menjadi korban. Hanya ada beberapa pengunjung yang menginap, tapi selamat dari gulungan ombak.

"Malam itu ada tiga pengunjung dari Jakarta yang menginap. Alhamdulillah semuanya selamat dan sekarang sudah kembali ke Jakarta, begitu juga karyawan yang sedang berjaga semuanya selamat," ujarnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR