KOTABUMI (Lampost.co)--Menikmati keelokan air terjun, Curup Jono, yang terletak di Dusun 5 Sumber Sareat, Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat, Lampung Utara

dengan ketinggian limpasan sekitar 10 meter, pengunjung akan disuguhi keasrian pemandangan alam yang masih alami.



Destinasi yang diresmikan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Negara,

sejak 1 Januari 2019 itu terletak sekitar 60 km dari ibu kota Lampung Utara, Kotabumi. Dari Kecamatan Sungkai Barat ke lokasi air terjun Curup Jono, pengunjung masuk ke jalan poros Desa Way Isem menuju Dusun 5 Sumber Sareat dengan jarak tempuh kira-kira 3 km.

Sebelum masuk lokasi, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam di kiri kanan lokasi yang menawan. Hamparan tanaman perkebunan rakyat yang membentang menghadirkan oasis tersendiri bagi mereka yang menyukai suasana alam dan petualangan.

Pengunjung juga mesti menuruni titian sebanyak 157 anak tangga menuju lokasi wisata yang seluas satu hektare (ha). Di sepanjang aliran sungai, pengunjung juga dapat menikmati nuansa keindahan batu alam yang menghampar di sepanjang aliran Way Mlungun sekaligus kesegaran air pegunungan yang bersumber dari mata air dari gugusan perbukitan wilayah Kecamatan Bukitkemuning.

Kepala Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat, Haliq Ibrahim menuturkan destinasi wisata air terjun Curup Jono merupakan destinasi wisata baru yang mulai dikenalkan kepada masyarakat di luar daerah.

Sejarah

Merujuk sejarah, sekitar 1960-an, air terjun itu pernah dimanfaatkan sebagai lokasi penggilingan padi yang dikelola salah satu warga Way Isem bernama Jono. Meski penggilingan padi itu tidak beroperasi lagi, nama pemiliknya diabadikan masyarakat setempat sebagai nama air terjun di Desa Way Isem. Inilah asal mula nama Curup Jono.

"Air terjun Curup Jono diabadikan dari nama pemilik penggilingan padi yang memanfaatkan limpasan air terjun Way Mlungun. Di sini, pengunjung akan disuguhi keasrian pemandangan alam yang masih terjaga beserta hamparan batu kali di sepanjang aliran," ujarnya, beberapa hari lalu.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR