PESONA keindahan alam nan asri dan menawan di Curug Cangkah Kidau, Kampung Kedaton, Kecamatan Kasui, Way Kanan, sayang untuk dilewatkan. Sepanjang perjalanan terlihat keasrian di sekitar Curug. Jarak tempuh Curug Cangkah Kidau kira-kira 55 km dari pusat kota di Way Kanan. Sedangkan jarak dari Simpangempat, Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kampung Negeribaru, Way Kanan, sekitar 43 km.

Untuk menuju lokasi, infrastruktur jalan cukup baik meski ada beberapa tempat yang jalannya sedikit rusak dan tergenang air manakala hujan. Namun, hal itu tidak menyurutkan keinginan untuk menikmati asrinya alam dan dinginnya air di sana. Sebelum sampai di Kampung Kedaton, di kiri dan kanan jalan terdapat kebun-kebun warga, seperti kopi, lada, dan pohon karet, yang menambah kerindangan alam sekitar.



Saat tiba di lokasi, mata dimanjakan dengan beberapa rumah panggung bergaya lama yang berdiri dan kokoh, seperti tidak dimakan usia. Setelah berjalan sepanjang 2 km dari balai Kampung Kedaton, akhirnya tiba juga di Curug Cangkah Kidau.

Kepala Kampung Kedaton, Kecamatan Kasui, Way Kanan, Suharto menjelaskan Curug Cangkah Kidau ini adalah aset bagi kampung dan bisa menjadi pendapatan bagi kampung. Mengingat potensi wisata Curug tersebut sangat indah bagi pencinta wisata air. Curug sendiri mempunyai arti semacam air terjun, cangkah berarti bercabang, dan kidau artinya sebelah kiri. "Jadi, aliran tersebut mempunyai makna aliran air yang mengalir dari sebelah kiri yang bernama sungai susukan," kata Suharto, beberapa waktu lalu.

Sedangkan air dari sebelah kanan yakni air selepah yang warnanya sedikit keruh, agak kemerah-merahan, dan bertemu menjadi satu sebagai air Kasui Kiri. Aliran Sungai Kasui Kiri inilah yang melewati kampung di bawahnya sehingga bertemu menjadi aliran Way Umpu.

Curug Cangkah Kidau ini berada di Dusun Tiga, Kampung Kedaton, dengan ketinggian air sekitar 6 meter dan lebar 13 meter. Untuk jumlah kepala keluarga di kampung ini sebanyak 351 KK dan jumlah mata pilih sekitar 1.135 orang.

Perhatian

Suharto mengungkapkan harapan kampung sendiri yakni meminta Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperhatikan Curug Cangkah Kidau ini.

"Agar akses, tempat parkir, dan lainnya dapat lebih tertata dan mempercantik wisata di sini."

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR